Jumat, 29 Oktober 2021

Budaya Media Siber di Indonesia

 Budaya Siber di Indonesia


Dipublikasikan pada 30 Oktober 2021 oleh tarishaaaa



(source: www.google.com)




Budaya siber atau cyberculture secara sederhana adalah melihat bagaimana budaya itu berada di ruang siber.

Budaya pada dasarnya merupakan nilai – nilai yang muncul dari proses interaksi antarindividu

Budaya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai
(1) pikiran, akal budi; 
(2) adat istiadat; 
(3) sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang (beradab, maju); 
(4) sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sudah sukar diubah. 

Perspektif Tentang Budaya 
  • Budaya dalam pendekatan etnografi diartikan sebagai konstruksi sosial maupun historis yang mentransmisikan pola-pola tertentu melalui simbol, permakna, premis, bahkan tertulis dalam aturan.
  • Perspektif psikologi mengartikan budaya sebagai interaksi antarmanusia yang melibatkan pola-pola tertentu sebagai anggota kelompok dalam merespon lingkunagan dimana manusia ada.
  • Perspektif semiotika, budaya adalah sekumpulan praktik sosial yang melelui makna produksi, sirkulasi, dan pertukaran.

Dari berbagai perspektif tersebut disimpulkan bahwa budaya adalah sebuah nilai atau praktik sosial yang berlaku dan dipertukarkan dalam hubungan antarmanusia, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat.


Budaya siber (cyberculture) dimaknai sebagai: “Praktik sosial maupun nilai – nilai dari komunikasi dan interaksi antarpengguna yang muncul di ruang siber dari hubungan antara manusia dan teknologi maupun antarmanusia dengan perantara teknologi. Budaya itu diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi melalui jaringan internet dan jaringan yang terbentuk di antara pengguna”. (source: ocvita_ardani)


Cyberculture juga mencakup tentang studi berbagai fenomena sosial yang berkaitan dengan internet dan bentuk-bentuk baru komunikasi jaringan lainnya seperti komunitas online, game multiplayer online, jejaring sosial, texting, dan segala hal yang berkaitan dengan identitas, privasi, dan pembetukan jaringan. Manifestasi dari cyberculture meliputi berbagai interaksi manusia yang dimediasi oleh jaringan komputer. Hal-hal tersebut mencakup aktivitas, kegiatan, permainan, tempat dan metafora, dan termasuk basis beragam aplikasi. Beberapa didukung oleh perangkat lunak khusus dan bekerja pada protokol web umum diterima. 
Contoh dari cyberculture adalah: Blogs, Bulletin Board Systems,Chat,E-Commerce,Games, Internet memes, Peer-to-peer file sharing,Social networks,Usenet, Virtual worlds.
Beberapa faktor yang ada pada cyberculture adalah: Anonymous atau Dikenal, Identitas fisik/asli atau identitas maya,Komentar dengan atau tanpa rating, Feedback positif atau feedback campuran (positif dan negatif) , Termoderasi atau tidak termoderasi. (source: afirda1999)

(source: google.com)


Representasi Identitas di Media Siber


  • Dalam dunia nyata identitas menunjukan ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang, bias juga diartikan satu tubuh menyatakan satu identitas.
  • Dalam dunia virtual, seseorang dalam dunia nyata bisa saja membuat satu, dua, tiga, atau bahkan ribuan identitas virtual sesuai dengan kemauan dan kemampuannya.
  • Dapat dikatakan dalam era media baru, identitas menjadi lebih bebas bergerak, berlipat ganda, refleksi diri (swa-refleksi), cenderung berubah, serta dapat direka semikian rupa. 
 Menurut Erving Goffman seperti dikutip Nasrullah dalam Teori dan Riset Media Siber (2014: 142), bahwa setiap individu pada kenyataannya melakukan konstruksi atas diri mereka dengan cara menampilkan diri (self performance).
Namun, penampilan diri ini pada dasarnya dibentuk atau untuk memenuhi keinginan audiensi atau lingkungan sosial, bukan berasal dari diri dan bukan pula diciptakan oleh individu itu sendiri. (source:symslalmhrs.wordpress.com)


Tipe Tipe Identitas Di Media Sosial
Terdapat tiga tipe identitas dalam berinteraksi di internet, yakni real-life identity, pseudonymity, dan anonymity. Identitas real-life identity, menunjukan siapa sebenarnya individu itu. Pada pseudonymity, identitas asli mulai kabur dan bahkan menjadi palsu, meski dalam beberapa hal ada representasi yang bisa menunjukkan identitas asli seseorang.terakhir, anonymity atau anonim merupakan bentuk baru identitas yang benar-benar terpisah dan tidak bisa dirujuk kepada siapa identitas itu dimiliki.(Nasurallah,2004:145)  
(source: journals.upi-yai.ac.id)



(source:google.com)


Mengenal Virtual Komunikasi (Virtual Community)


Istilah virtual community sendiri pertama kali dikemukakan oleh Howard Rheingold dalam The Virtual Community : Homesteading on The Electronic Frontier (2000). Rheingold mengatakan “Orang-orang di komunitas virtual menggunakan kata-kata di layar untuk berbasa-basi dan berdebat, terlibat dalam wacana intelektual, melakukan perdagangan, pertukaran pengetahuan, berbagi dukungan emosional, membuat rencana, brainstorming, gosip, perseteruan, jatuh cinta, mencari teman dan kehilangan mereka, bermain game , menggoda, membuat seni yang tinggi sedikit dan banyak omong kosong. Orang-orang di komunitas virtual melakukan yang hampir semua orang lakukan dalam kehidupan nyata, tapi kita meninggalkan tubuh kita di belakang. Kita tidak bisa mencium siapa saja dan tidak ada yang bisa memukul kita di hidung, tapi banyak yang bisa terjadi dalam batas-batas itu. (1993: 3)”. Jadi virtual community adalah sebuah komunitas yang nyata namun mereka saling berinteraksi lewat komunikasi virtual juga atau menggunaka internet sebagai alat komunikasinya. Sedangkan komunikasi virtual adalah komunikasi yang di lakukan secara interaktif menggunakan media internet (source: fahmidhiaulhaaq.wordpress.com)


Apakah bedanya komunitas dunia nyata dengan dunia virtual?
Bila pada komunitas dunia nyata paling tidak orang-orang yang mengawali adanya komunitas itu harus bertemu, sedangkan di komunitas virtual orang-orang tersebut tidak perlu bertatap muka secara langsung atau bahkan tidak perlu saling kenal terlebih dahulu. Yang dibutuhkan hanya kesamaan minat dan alamat e-mail. Terkadang keadaannya bisa terbalik, kalau komunitas non-virtual mengawali berdirinya dengan pertemuan antar pendiri terlebih dahulu. Namun pada komunitas virtual lebih sering pertemuannya terjadi saat komunitas tersebut sudah berdiri dan memiliki anggota sehingga suasana menjadi lebih akrab satu sama lain. Komunitas berawal dari saat komunitas non-virtual yang mencoba berkomunikasi melalui media e-mail. Salah satu tools dari internet adalah mailing list. Yaitu proses berkirim surat melalui 1 account e-mail. Jika kita mempunyai kebutuhan untuk berkirim e-mail ke banyak orang, fasilitas mailing list pada sebuah server dapat memfasilitasi dengan mudah yaitu memasukkan nama sebuah e-mail yang ingin dikirimsurat kedalam list atau daftar mailing list. Seperti halnya sebuah kepercayaan komunitas biasanya dijadikan tempat referensi terpercaya atau mendapatkan informasi terpercaya. Kesamaan minat, kesamaan kebutuhan informasi, keakraban dari e-mail discussion dan lain sebagainya lah yang mendasari kepercayaan seseorang terhadap informasi yang ada atau didapat dari komunitas virtualnya. Hal lain yang mendasari kepercayaan ini adalah secara psikologis kepercayaan orang terhadap informasi di internet sangat besar. (source:yulasayo.wordpress.com) 


5 Komunitas Virtual dengan Anggota Terbanyak
  1. Skype (663 juta pengguna)

Skype merupakan layanan yang membuat pengguna bisa melakukan panggilan suara dan video serta ngobrol melalui internet. Hebatnya layanan yang disediakan oleh skype adalah gratis. Skype sendiri didirikan pada 2003 oleh Niklas Zennstrom dari swedia dan Janus Friis dari Denmark  


2. Tencent QQ (636 juta pengguna)

Dikenal dengan QQ, tencent QQ ,erupakan layanan instant meseenging terpopuler di China. Tencent QQ didrikan oleh Ma Huateng pada 11 november 1998 di Shenzhen China. Ma Huateng sendiri merupakan seorang pengusaha China yang mendirikan perusahaan internet ternama di China bernama Tencent Inc. QQ sendiri secara resmi baru diluncurkan pada februari 1999


2. Facebook (600 juta pengguna)

Situs jejaring social ini diluncurkan pada februari 2004 di bawah naungan Facebook Inc. social media yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini berhasil meraup lebih 600 juta pengguna altif pada januari 2011. Facebook sendiri memungkinkan penggunanya untuk membuat profil pribadi, memasukkan pengguna lainnya sebagai teman, dan bertukar pesan, catatan, foto dan video.


3. Qzone (480 juta pengguna)

Satu lagi dari Negara tirai bamboo, Qzone. Merupakan situs jejaring social yang dibuat pada 2005 oleh Tencent, sebuah perusahaan internet ternama di China. Layanan ini memperbolehkan pengunjung utuk menulis blog, menyimpan catatan harian, mengirim foto, dan mendengarkan music. Uniknya, kebanyakan layanan ini tidak tersedia gratis. Penggguna baru bisa mempergunakan layanan tambahan tanpa membayar lagi setelah membeli Canary Diamond. Versi mobile pun tersedia, tetapi juga dengan biaya ekstra.


4.Windows Live Messenger (330 juta pengguna)

Awalnya bernama MSN Messenger dan merupakan layanan instant messanging yang dibuat oleh Microsoft. Saat ini layanan ini dirancang bekerja di windows XP, windows vista, windows 7, windows mobile, windows CE, Xbox 360, Blackberry OS, iOS, Java ME, S60 on Symbian OS dan Zune HD.

(source:yulasayo.wordpress.com) 




(source: google.com)




Contoh Kasus Budaya Media Siber di Media Sosial

Kasus yang pernah terjadi di Yogyakarta ketika terdapat seseorang yang bunuh diri karena dibully didunia maya, yaitu dibully melalui akun media sosial twitter, dari kicauan – kicauan yang kasar yang dianggap hanya sebuah kata – kata tapi dapat mengakibatkan terjadi hal – hal yang sangat fatal.

    Karena internet dan cyber culture telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak-anak dan remaja di Indonesia, diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan agar tetap menggunakan internet dengan aman. Diantaranya adalah,

1. Agar orang tua dan guru mengawasi dan mendampingi anak-anak mereka dalam aktivitas digital dan terlibat didalamnya. Dalam fase remaja biasanya seorang anak sedang gencar – gencarnya mencari jati diri, oleh karena itu apabila seorang anak masuk dalam pusaran dunia maya yang sudah memiliki macam – macam budaya didalamnya, tidak semua yang ada didalam internet merupakan hal positif. Oleh karena itu orang tua harus membuat seorang anak terbuka mengenai apa saja yang dilakukan didunia maya.

2. Salah satu cara sederhana, misalnya, orang tua dapat menjadi 'teman' di akun jejaring sosial anak, karena di sinilah anak-anak dan remaja 'bermain' di dunia maya. Di sini orang tua dapat bergabung dan berkomunikasi secara intensif dengan anak-anak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak dan remaja.

3. Perusahaan penyedia jasa internet dan pemerintah, perlu meningkatkan keamanan konten atau melakukan proteksi sehingga dapat menjadikan dunia maya sebagai ruang yang aman dan positif bagi anak anak dan remaja untuk hidup dan tumbuh. Studi ini menemukan bahwa banyak anak-anak yang tidak terlindungi dari konten negatif yang ada di internet, sebagian besar dari mereka tanpa sengaja mendapatkan pesan pop-up atau mendapatkan melalui tautan yang menyesatkan.

(source:duniatelephone)




SUMBER REFERENSI:
  • https://afirda1999.wordpress.com/2020/07/30/budaya-siber-di-indonesia-budaya-populer-di-media-sosial/
  • https://symslalmhrs.wordpress.com/2017/09/03/teknologi-media-sosial-budaya-di-media-siber-dan-budaya-populer-di-media-sosial/
  • https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/download/849/639/
  • https://mediaindonesia.com/opini/310180/ancaman-cyber-crime-di-tengah-wabah-covid-19
  • http://araauza.blog.uma.ac.id/2019/02/18/budaya-siber/
  • http://duniatelephone.blogspot.com/2014/07/cyber-culture-dan-remaja.html?m=1
  • https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fcafetalk.com%2Fcolumn%2Fread%2F%3Fid%3D130423%26lang%3Den&psig=AOvVaw2n21anQSZ4cXZpJ1OI_9pU&ust=1635576469808000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCPD-t62D7_MCFQAAAAAdAAAAABAT
  • https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fmerchant.id%2Fmindset%2Fpanduan-memanfaatkan-media-sosial-untuk-bisnis-online-terbaik%2F&psig=AOvVaw08T2X38dBhVZiwn7DFBPPe&ust=1635581513495000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCOi1pIyW7_MCFQAAAAAdAAAAABAO


PENUTUP

Dunia internet tidak lepas dari pengaruh negatif maupun positif. Karena itu, komunikasi orang tua dan anak sangat diperlukan untuk meminimalkan sisi negatifnya. Dalam usaha memaparkan sisi positifnya, bisa dilakukan melalui kampanye atau seminar di sekolah maupun lembaga formal dengan menyebarkan brosur-brosur ke institusi pendidikan dan keluarga tentang pentingnya penggunaan internet secara sehat. Brosur juga dapat berupa panduan bagi orang tua dalam menyikapi perkembangan internet yang demikian pesat.

Demikian, Terima kasih💖














Jumat, 15 Oktober 2021

Konvergensi Media Nasional & Internasional

 Konvergensi Media

(SOURCE: Google)

Konvergensi berasal dari bahasa Inggris yaitu convergence. Kata konvergensi merujuk pada dua hal/benda atau lebih bertemu dan bersatu dalam suatu titik (Arismunandar, 2006: 1) . Konvergensi akan mudah dibayangkan jika menggunakannya dalam ilmu fisika khususnya tentang cahaya. Cahaya matahari datang dari berbagai sudut yang kemudian dikumpulkan atau dibiaskan oleh loop (kaca pembesar) pada satu titik. Penggabungan berkas-berkas cahaya tersebut adalah peritiwa konvergensi. 


Konvergensi Media berarti penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan ke dalam satu titik tujuan. Istilah konvergensi secara umum juga merujuk pada kaitannya dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi (TIK)(www.satrioarismunandar6.blogspot.com. Istilah konvergensi mulai banyak digunakan sejak tahun 1990-an. Kata ini umum dipakai dalam perkembangan teknologi digital, integrasi teks, angka, gambar, video, dan suara (Briggs dan Burke, 2000: 326)


Munculnya fenomena konvergensi media ini menyebabkan banyak bentuk media tradisional harus memutar otak agar bisa bertahan dalam perubahan-perubahan yang sangat cepat ini, khususnya bagi penerbit buku, majalah, dan koran. Kompas misalnya sebagai koran harian terbesar di Indonesia, mulai menata dengan apik koran digitalnya dengan meluncurkan Kompas.com. Detik.com melakukan lebih dahulu hal ini dengan mengubah format penerbitannya menjadi sistem online.


Konvergensi media memadukan ciri-ciri komunikasi massa dengan komunikasi antarpribadi yang dilakukan dalam satu media sekaligus. Hal ini disebut dengan demasivikasi, yakni kondisi dimana ciri utama media massa yang menyebarkan informasi secara masif menjadi lenyap. Arus informasi yang berlangsung menjadi makin personal, karena tiap orang mempunyai kebebasan untuk memilih informasi yang mereka butuhkan (source: kombinasi.net)




Dampak Konvergensi Media

Tak bisa dipungkiri bahwa kemajuan dan perkembangan media dalam menyajikan informasi merupakan indikasi paling mencolok dari kemajuan teknologi. Hal ini memperlihatkan transisi perkembangan media informasi yang begitu pesat dan juga mengedepankan kemudahan, efisiensi dan efektivitas. Fenomena bergabungnya  berbagai media yang sebelumnya dianggap berbeda dan terpisah yang meliputi media cetak maupun media elektronik ini disebut sebagai "Konvergensi Media". Konvergensi media merupakan penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan ke dalam satu titik tujuan. Istilah konvergensi mulai banyak digunakan sejak tahun 1990-an. Kata ini umum dipakai dalam perkembangan teknologi digital, integrasi teks, angka, gambar, video, dan suara (Briggs dan Burke, 2000: 326)

Konvergensi mendorong orang untuk berbuat apa saja yang dinamakan kebebasan dan persamaan. Konvergensi mengubah hubungan antara teknologi, industri, pasar, gaya hidup dan khalayak. Singkatnya, konvergensi mengubah pola-pola hubungan produksi dan konsumsi, yang penggunaannya berdampak serius pada berbagai bidang seperti ekonomi, politik, pendidikan, dan kebudayaan. Konvergensi menyebabkan perubahan radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik visual, audio, data dan sebagainya (Preston, 2001: 27)
(Source: Kompasiana.com)



Proses Konvergensi Media

Proses konvergensi media melalui lima tahap:

1. Cross-promotion

Media yang berkonvergensi saling kerja sama untuk mempromosikan dan memperkenakan konten media satu sama lain. Kerjasama dalam bentuk iklan, audio, video, teks dan elemen visual lainnya.

2. Cloning 

Cloning yaitu konten satu media diduplikasi dan diperbanyak untuk dimuat di media lain sebagaimana aslinya.

3. Competition 

Media bermitra sekaligus bersaing pada saat yang sama. Kedua media yang terkonvergensi saling bekerja sama dengan promosi, tetapi produk berita tetap dilakukan masing-masing. Media satu grup tapi yang newsroomnya terpisah.

4. Content Sharing

Berbagi konten yaitu kedua media yang berlainan saling berbagi konten dengan bentuk konten tersebut dikemas ulang atau berbagi budjet pendapatan.

5. Full Convergence

Yaitu media yang berbeda saling bekerja sama secara penuh untuk semua lini bisnis, mulai dari pengumpulan bahan, produksi, pemasaran, dan distribusi konten. (Source:romelteamedia.com)




Contoh Konvergensi Media Nasional

1. Kompas (Harian, Kompas TV, Kompas.com)
2.Tempo Media (Majalah, Harian, tempo.co, Tempo TV)
3. Republika (Harian, Republika.co.id)
4. Media Indonesia (Harian, Metro TV, Metrotv.com) 
5.Seputar Indonesia (Harian, Sindo.com, RCTI), 

(source: https://www.romelteamedia.com/:)
















Contoh Konvergensi Media Internasional


1 . Cable News Network (CNN)

Merupakan saluran berita kabel asal Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1980 oleh seorang konglomerat media Ted Turner. Saat diluncurkan, CNN merupakan saluran televisi pertama yang melakukan penyiaran berita selama 24 jam. Meski sudah memiliki banyak cabang, CNN justru masih lebih sering mengudara dari kantor pusatnya di CNN Center yang berlokasi di Atlanta dan di Washington, D.C.

2.  Al Jazeera 

Merupakan stasiun televisi berbahasa Arab dan Inggris yang berbasis di Doha, Qatar. Stasiun ini menjadi sangat populer setelah serangan 11 September 2001 ketika stasiun ini menyiarkan rekaman penyataan Osama Bin Laden dan pemimpin Al-Qaeda lainnya. Selain sebagai saluran berita utama, Al Jazeera juga mengoperasikan saluran televisi khusus lainnya seperti Al Jazeera English, Al Jazeera Sport, Al Jazeera Live, dan juga Al Jazeera Children Channel. Al Jazeera juga mengklaim sebagai satu-satunya televisi yang independen secara politik di Timur Tengah. Al Jazeera juga dipandang sebagai penyaing media lain seperti BBC.


3. BBC World News

Stasiun siaran berita 24 jam yang diluncurkan pada tahun 1991. Pada tahun 1995 BBC World News berubah nama menjadi BBC World sampai dengan 21 April 2008. BBC World dinobatkan sebagai saluran berita internasional terbaik dari penghargaan Asosiasi Penyiaran Internasional pada November 2006. Pesaing terberat media ini adalah Al Jazeera dan CNN Internasional. Program berita yang disiarkan oleh BBC News meliputi BBC world News, BBC World News Hour, World News Today, Business Report, Middle East Business Report, dan Asia Today.


4. Voice of America (VoA) 

Organisasi berita multimedia terbesar AS yang menyediakan konten dalam 45 bahasa di negara-negara dengan kebebasan pers yang terbatas. Setelah berdiri di tahun 1942, VoA memiliki komitmen untuk menyediakan liputan independen terlengkap dan menyajikan fakta bagi para audiennya. VoA dibiayai penuh oleh pajak yang bersumber dari warga Amerika yang merupakan bagian dari US Agency for Global Media. VoA terus berusaha menjadi sumber berita yang akurat dan objektif. VoA merupakan media yang mewakili Amerika, bukan berdiri pada golongan tertentu saja. Pada tahun 1994, Kongres AS memberikan pengesahan mengenai Undang-Undang Penyiaran Internasional AS. UU tersebut berisi bahwa setiap jurnalis VoA harus menampilkan berita yang dapat dipercaya, akurat, objektif, dan berimbang dalam menggambarkan keberagaman yang terdapat di AS.


5. The New York Times 

Merupakan media cetak Koran Harian yang diterbitkan di New York oleh Arthur Ochs Sulzberger dan didistribusikan ke seluruh dunia. Media cetak ini adalah milik perusahaan The New York Company yang juga menerbitkan 15 jenis Koran lainnya seperti Boston Globe dan International Herald Tribune. Media cetak ini diterbitkan pertama kali pada 18 September 1851 oleh Henry Jarvis Raymond. Media ini memperoleh reputasi yang baik karena jangkauan persebaran yang bisa menembus banyak negara di dunia. Koran harian ini juga menyediakan layanan online bagi para pembaca yang terdiri dari beberapa rubrik seperti politik, bisnis, sains, olahraga, seni, food, travel, dan rubrik opini.


6. Jakarta Post

Merupakan Koran Harian berbahasa Inggris yang berada di Indonesia. Media ini adalah milik PT Bina Media Tenggara yang berkantor di Jakarta. Terbit pertama kali pada tahun 1983 dan merupakan salah satu harian Indonesia berbahasa Inggris yang selamat dari krisis keuangan Asia tahun 1997. Setelah mengalami pergantian kepala editor di tahun 1991, Jakarta Post mulai mengambil posisi yang pro-demokrasi. Jakarta Post juga menyediakan edisi daring yang memuat berita politik, ekonomi, dan isu-isu yang sedang hangat dari dunia internasional. Jakarta Post mendapatkan julukan sebagai harian paling terkemuka berbahasa Inggris di Indonesia.

(source: reviewnesia.com)











Reference: 
https://www.kombinasi.net/konvergensi-media/
- https://www.kompasiana.com/alifyaparrhesiast7811/5b4edfda5e13731034118a26/dampak-konvergensi-media-dalam-kehidupan-masyarakat
- https://www.romelteamedia.com/2019/04/pengertian-konvergensi-media.html
- https://reviewnesia.com/6-media-internasional-di-dunia-terpopuler/






























Apa Yang Baru di Whatsapp?

  5 Fitur Terbaru di Whatsapp! (UTS 1) (www.google.com) Hampir semua pengguna internet di Indonesia menggunakan WhatsApp. Mungkin Anda salah...